1. Jangan Panik
Sepele memang, namun ini benar-benar penting. Biasanya orang yang baru tersadar bahwa perangkat genggam kesayangannya telah tercebur lantas panik. Akibatnya, ia malah tidak berbuat apa-apa, hanya meratapi keadaan.
Padahal jika tidak panik dan bisa mengendalikan emosi, ia dapat mengambil langkah yang lebih bermanfaat. Segera keluarkan ponsel itu dari zona 'berbahaya' dan lakukan tindakan pertolongan pertama.
2. Keluarkan Baterai
Inilah tindakan pertama yang harus dilakukan ketika ponsel Anda tercebur atau basah lantaran kehujanan, keluarkan baterai. Langkah ini harus diambil dengan cepat untuk menyelamatkan sirkuit-sirkuit di perangkat tersebut agar tidak rusak terkena air. Tak lupa, lepas juga segala aksesoris yang melekat pada ponsel, seperti cover dan gantungan kunci.
3. Keringkan
Ada banyak cara untuk mengeringkan ponsel yang tengah basah. Cara sederhana yang direkomendasikan adalah dengan mengelapnya dengan handuk atau tisu. Jika tidak ada, menggunakan sapu tangan juga bisa menjadi pilihan.
Hal ini harus dilakukan dengan hati-hati, jangan terlalu banyak menggoyang dan menggerakkan ponsel tersebut. Selain itu, usahakan agar partikel-partikel kecil dari handuk atau bahan yang digunakan untuk mengelap agar tidak tertinggal di bagian dalam ponsel.
4. Vacuum Cleaner vs Hair Dryer
Terdengar lucu memang, namun menggunakan alat penyedot debu (vacuum cleaner) dapat bermanfaat untuk mengeluarkan sisa-sisa air di dalam perangkat ponsel Anda.
Di sisi lain, jangan coba menggunakan hair dryer. Ingat, kedua alat ini (vacuum cleaner dan hair dryer) memiliki cara kerja berbeda. Vacuum beroperasi dengan cara menghisap, sedangkan hair dryer malah bekerja dengan menyemburkan angin. Nah, sifat hair dryer inilah yang berpotensi untuk mendorong sisa-sisa air yang ada di ponsel untuk terjerembab lebih jauh ke bagian dalam perangkat.
5. 'Kubur' dalam Beras
Simpan ponsel yang habis 'main basah-basahan' tersebut pada sesuatu yang dapat menyerap air. Metode yang paling populer adalah menempatkannya di wadah yang berisi beras. Pasalnya, beras memiliki sifat untuk menyerap kelembaban. Ini berlaku pada segala macam jenis beras. Perlu waktu untuk melakukan cara ini, atau akan lebih baik jika ponsel tersebut 'dikuburkan' saja semalaman.
6. Sabar
Setelah semua langkah di atas dilakukan, kini 'jurus' terakhir adalah soal kesabaran. Pengguna diimbau untuk tidak langsung kembali menyematkan baterai dan coba menyalakan ponsel tersebut ketika sudah menjalankan cara-cara di atas. Ada baiknya, tunggu setidaknya 24 jam. Satu hal penting terakhir, jangan lantas terburu-buru untuk membeli ponsel baru, sebab biasanya dengan cara-cara di atas banyak ponsel yang basah kuyup bisa terselamatkan.
Selamat mencoba...
Gila-newsz
Minggu, 19 Juni 2011
tips aman berinternet banking
Internet banking, layanan perbankan di dunia maya ini semakin dilirik. Praktis, menjadi alasan mayoritas para penggunanya. Namun bagaimana soal keamanannya?
Pihak bank pasti telah memikirkan masak-masak sistem keamanannya sebelum mengeluarkan layanan e-Banking ke nasabah. Kini tinggal dari sisi pengguna, apakah mereka juga bisa menjaga kerahasiaannya?
1. Hindari PC Umum
Jangan pernah mengakses akun internet banking Anda dari komputer yang ditempatkan secara umum. Dalam hal ini bisa warnet ataupun komputer-komputer yang banyak orang bisa mengaksesnya. Spyware yang ada di PC umum tersebut bisa mengintai transaksi Anda, dan kejadian paling apesnya adalah program jahat tersebut dapat mencuri data-data Anda.
2. Pengawasan Rutin
Lakukan pengecekan terhadap akun online bank Anda secara rutin. Hal ini untuk memastikan bahwa tidak ada transaksi mencurigakan di rekam jejak akun Anda. Jika ada transaksi aneh, langsung lapor pada bank.
3. Perkuat Password
Gunakan password atau PIN yang tidak mudah ditebak. Password yang sulit ditembus adalah penggabungan dari huruf dan angka. Jangan pernah berpikir untuk menggunakan hari lahir Anda sebagai password, karena mudah ditebak dan orang banyak yang sudah tahu.
Akan lebih baik jika secara rutin Anda mengubah password tersebut. Sebuah perusahaan keamanan bahkan merekomendasikan untuk melakukan pengubahan password per tiga bulan.
4. 'Jangan Percaya' Bank atau Polisi
Jangan pernah mengumbar password atau kode keamanan lainnya kepada siapapun, termasuk jika yang meminta itu adalah pihak bank atau polisi. Bank mungkin sesekali akan menanyakan informasi pribadi, seperti tanggal lahir, nama tengah, atau nama ibu kandung Anda untuk melakukan verifikasi. Namun bank yang baik tidak akan atau tidak berhak untuk menanyakan PIN atau password rekening Bank nasabah.
5. Software Antivirus
Komputer yang Anda gunakan untuk melakukan transaksi e-banking juga harus dibekali sistem keamanan yang mumpuni, dalam hal ini adalah ketersediaan antivirus dan perangkat internet sekuriti. Sebab aplikasi penjaga ini akan melindungi pengguna ketika berselancar di dunia maya yang penuh dengan jebakan program jahat dan hacker.
Namun yang harus diingat adalah, lakukan update virus definisi dari software keamanan Anda. Sebab jika tidak terus diperbaharui akan menjadi percuma.
6. Kumpulkan Kuitansi
Hal ini sepele, namun ketika usai bertransaksi online, ada baiknya bukti-bukti transaksi elektronik tersebut dikumpulkan dalam satu file. Hal ini untuk proses verifikasi ketika ada transaksi-transaksi mencurigakan di rekening Anda.
7. Pencucian Uang
Hindari menggunakan akun rekening pribadi untuk beragam aktivitas transaksi bisnis yang melibatkan uang orang lain dalam jumlah banyak. Sebab, ini bisa dianggap sebagai aktivitas money laundering (pencucian uang) dan dilarang oleh hukum.
Pihak bank pasti telah memikirkan masak-masak sistem keamanannya sebelum mengeluarkan layanan e-Banking ke nasabah. Kini tinggal dari sisi pengguna, apakah mereka juga bisa menjaga kerahasiaannya?
1. Hindari PC Umum
Jangan pernah mengakses akun internet banking Anda dari komputer yang ditempatkan secara umum. Dalam hal ini bisa warnet ataupun komputer-komputer yang banyak orang bisa mengaksesnya. Spyware yang ada di PC umum tersebut bisa mengintai transaksi Anda, dan kejadian paling apesnya adalah program jahat tersebut dapat mencuri data-data Anda.
2. Pengawasan Rutin
Lakukan pengecekan terhadap akun online bank Anda secara rutin. Hal ini untuk memastikan bahwa tidak ada transaksi mencurigakan di rekam jejak akun Anda. Jika ada transaksi aneh, langsung lapor pada bank.
3. Perkuat Password
Gunakan password atau PIN yang tidak mudah ditebak. Password yang sulit ditembus adalah penggabungan dari huruf dan angka. Jangan pernah berpikir untuk menggunakan hari lahir Anda sebagai password, karena mudah ditebak dan orang banyak yang sudah tahu.
Akan lebih baik jika secara rutin Anda mengubah password tersebut. Sebuah perusahaan keamanan bahkan merekomendasikan untuk melakukan pengubahan password per tiga bulan.
4. 'Jangan Percaya' Bank atau Polisi
Jangan pernah mengumbar password atau kode keamanan lainnya kepada siapapun, termasuk jika yang meminta itu adalah pihak bank atau polisi. Bank mungkin sesekali akan menanyakan informasi pribadi, seperti tanggal lahir, nama tengah, atau nama ibu kandung Anda untuk melakukan verifikasi. Namun bank yang baik tidak akan atau tidak berhak untuk menanyakan PIN atau password rekening Bank nasabah.
5. Software Antivirus
Komputer yang Anda gunakan untuk melakukan transaksi e-banking juga harus dibekali sistem keamanan yang mumpuni, dalam hal ini adalah ketersediaan antivirus dan perangkat internet sekuriti. Sebab aplikasi penjaga ini akan melindungi pengguna ketika berselancar di dunia maya yang penuh dengan jebakan program jahat dan hacker.
Namun yang harus diingat adalah, lakukan update virus definisi dari software keamanan Anda. Sebab jika tidak terus diperbaharui akan menjadi percuma.
6. Kumpulkan Kuitansi
Hal ini sepele, namun ketika usai bertransaksi online, ada baiknya bukti-bukti transaksi elektronik tersebut dikumpulkan dalam satu file. Hal ini untuk proses verifikasi ketika ada transaksi-transaksi mencurigakan di rekening Anda.
7. Pencucian Uang
Hindari menggunakan akun rekening pribadi untuk beragam aktivitas transaksi bisnis yang melibatkan uang orang lain dalam jumlah banyak. Sebab, ini bisa dianggap sebagai aktivitas money laundering (pencucian uang) dan dilarang oleh hukum.
Hti-hati Virus Ponsel
1. Ponsel = PC
Ukuran Ponsel memang tidak sebesar PC. Namun secara teknologi, ponsel cukup serumit PC. Untuk itu, cobalah untuk memperlakukan ponsel layaknya PC. Termasuk dalam urusan menjaga keamanannya.
Virus ponsel yang pertama kali dideteksi adalah Cabir pada tahun 2004 lalu. Setelah itu ada nama Brador yang siap mereset ulang ponsel Anda, CommWarrior yang menyerang ponsel Nokia, dan lainnya. Belakangan, ponsel Android jadi incaran utama para pembuat virus di ponsel.
Program jahat di ponsel pun terus berevolusi. Memang perubahan dan serbuan yang terjadi tidak seganas virus di PC. Namun tetap saja patut diwaspadai.
2. Hindari Sumber Tidak Jelas
Seperti di komputer, jangan mengunduh software apapun dari sumber/situs tidak jelas atau yang tidak terpercaya. Rasa waspada juga perlu ditingkatkan dalam hal sharing aplikasi dengan orang asing. Pastikan sistem operasi ponsel Anda selalu up to date.
Sebab biasanya, update dari suatu aplikasi akan dilengkapi dengan tambalan-tambalan pada celah yang bolong di aplikasi tersebut. Nah, lobang-lobang inilah yang kerap kali dimanfaatkan para penjahat cyber.
3. Bluetooth
Bluetooth bak 'jendela' terbuka di dalam sistem perangkat Anda. Ketika akses ini dibuka, maka orang luar bisa masuk dengan mudahnya. Untuk itu, lebih baik matikan fitur Bluetooth, dan baru aktifkan jika diperlukan.
4. Selektif Sinkronisasi
Ponsel bertipe smartphone dewasa ini membutuhkan aksi sinkronisasi guna terhubung dengan perangkat lain. Tak terbatas pada perangkat handheld, sinkronisasi biasanya dilakukan dengan komputer desktop dan notebook. Aktivitas ini rupanya juga dapat menjadi jalan masuk untuk cyberbugs.
Namun bukan berarti Anda tidak diperbolehkan untuk melakukan sinkronisasi. Hanya saja, tingkatkan kewaspadaan Anda.
5. Backup
Jika dianggap data-data di dalam ponsel Anda sangat penting, tak ada salahnya untuk mengambil langkah backup. Anggap saja mempersiapkan diri untuk menghadapi hal terburuk.
6. Pakai Antivirus?
Sejumlah perusahaan antivirus saat ini sudah mulai melirik ponsel pintar sebagai target pasar. Jika Anda ingin lebih aman, tidak ada salahnya menggunakan salah satu produk mereka. Jika tidak pun tak masalah, asal hati-hati.
Yang pasti, ketika menjalankan suatu aplikasi keamanan, Anda harus rajin-rajin melakukan update. Sebab percuma memakai software antivirus tanpa melakukan update. Virus definisi dari suatu aplikasi antivirus itu harus diperbaharui dalam rentang waktu tertentu. Hal ini untuk mengimbangi munculnya deretan virus baru yang siap menyerang.
Ukuran Ponsel memang tidak sebesar PC. Namun secara teknologi, ponsel cukup serumit PC. Untuk itu, cobalah untuk memperlakukan ponsel layaknya PC. Termasuk dalam urusan menjaga keamanannya.
Virus ponsel yang pertama kali dideteksi adalah Cabir pada tahun 2004 lalu. Setelah itu ada nama Brador yang siap mereset ulang ponsel Anda, CommWarrior yang menyerang ponsel Nokia, dan lainnya. Belakangan, ponsel Android jadi incaran utama para pembuat virus di ponsel.
Program jahat di ponsel pun terus berevolusi. Memang perubahan dan serbuan yang terjadi tidak seganas virus di PC. Namun tetap saja patut diwaspadai.
2. Hindari Sumber Tidak Jelas
Seperti di komputer, jangan mengunduh software apapun dari sumber/situs tidak jelas atau yang tidak terpercaya. Rasa waspada juga perlu ditingkatkan dalam hal sharing aplikasi dengan orang asing. Pastikan sistem operasi ponsel Anda selalu up to date.
Sebab biasanya, update dari suatu aplikasi akan dilengkapi dengan tambalan-tambalan pada celah yang bolong di aplikasi tersebut. Nah, lobang-lobang inilah yang kerap kali dimanfaatkan para penjahat cyber.
3. Bluetooth
Bluetooth bak 'jendela' terbuka di dalam sistem perangkat Anda. Ketika akses ini dibuka, maka orang luar bisa masuk dengan mudahnya. Untuk itu, lebih baik matikan fitur Bluetooth, dan baru aktifkan jika diperlukan.
4. Selektif Sinkronisasi
Ponsel bertipe smartphone dewasa ini membutuhkan aksi sinkronisasi guna terhubung dengan perangkat lain. Tak terbatas pada perangkat handheld, sinkronisasi biasanya dilakukan dengan komputer desktop dan notebook. Aktivitas ini rupanya juga dapat menjadi jalan masuk untuk cyberbugs.
Namun bukan berarti Anda tidak diperbolehkan untuk melakukan sinkronisasi. Hanya saja, tingkatkan kewaspadaan Anda.
5. Backup
Jika dianggap data-data di dalam ponsel Anda sangat penting, tak ada salahnya untuk mengambil langkah backup. Anggap saja mempersiapkan diri untuk menghadapi hal terburuk.
6. Pakai Antivirus?
Sejumlah perusahaan antivirus saat ini sudah mulai melirik ponsel pintar sebagai target pasar. Jika Anda ingin lebih aman, tidak ada salahnya menggunakan salah satu produk mereka. Jika tidak pun tak masalah, asal hati-hati.
Yang pasti, ketika menjalankan suatu aplikasi keamanan, Anda harus rajin-rajin melakukan update. Sebab percuma memakai software antivirus tanpa melakukan update. Virus definisi dari suatu aplikasi antivirus itu harus diperbaharui dalam rentang waktu tertentu. Hal ini untuk mengimbangi munculnya deretan virus baru yang siap menyerang.
Hati-hati catrid palsu
eredaran kartrid printer palsu cukup mengkhawatirkan, setelah terbongkarnya pabrik produsen produk tiruan tersebut yang beroperasi di Asia Pasifik. Simak 6 cara praktis agar tak dibohongi penjual yang menjajakan kartrid palsu tersebut.
1. Toko Resmi
Lebih baik membeli perangkat yang cukup penting bagi printer ini langsung dari dealer resminya. Mudah kok untuk mencarinya, tinggal search saja di internet. Memang membeli perangkat di dealer resmi identik dengan harganya yang lebih mahal. Namun setidaknya, keasliannya terjamin.
2. Teliti Terhadap Kemasan
Lakukan sedikit pengecekan terhadap kemasan kartrid yang ingin dibeli. Produk palsu biasanya akan berusaha untuk mengkopi penampilan si produk asli semirip mungkin. Namun tetap saja, jika diteliti lebih jauh pasti ada elemen yang tidak bisa ditiru hingga sempurna. Carilah kesalahan ini, dan biasanya hal itu bisa ditemukan pada kemasan/atau boks produk tersebut.
3. Harga
Jangan mudah tergiur dengan iming-iming harga murah atau gelontoran diskon. Sejatinya, Anda patut curiga jika kartrid yang dikatakan asli itu dibanderol sangat murah. Namun bukan berarti kartrid asli selalu berharga mahal atau tak bisa didiskon. Cermati toko penjualnya, apakah meyakinkan?
4. Seberapa boros?
Jika Anda sudah dalam posisi kadung membeli, amati penggunaan tinta tersebut. Daya tahan kartrid palsu hampir bisa dipastikan tak sekuat produk original.
5. Kualitas Cetakan
Output atau cetakan hasil kartrid palsu juga bisa menjadi bahan penilaian. Warna dari tinta cenderung menghasilkan kualitas cetakan yang rendah. Coba bandingkan dengan hasil cetakan terdahulu kala menggunakan kartrid resmi.
6. Kinerja
Sebuah kartrid tinta palsu biasanya menyebabkan kekacauan di atas kertas selama pencetakan. Kartrid bisa bocor, kotor, hingga menyebabkan bercak yang memerlukan waktu ketika dibersihkan. Jika menemukan kartrid printer Anda beroperasi seperti ini, bisa jadi itu adalah tiruan.
Semoga informasi ini dapat berguna bagi Anda. Sebab kartrid palsu yang beredar di pasaran berbentuk sangat mirip dengan produk asli. Jika tidak hati-hati dan tergiur harga yang sangat murah, pengguna bisa terbuai dibuatnya.
Namun keberadaan produk tersebut sejatinya merugikan pengguna. Kartrid palsu mengakibatkan kinerja printer menjadi buruk, kapasitas toner lebih sedikit, kualitas cetak rendah dan kebocoran toner. Sehingga berpotensi merusak printer serta dapat membatalkan garansi printer.
1. Toko Resmi
Lebih baik membeli perangkat yang cukup penting bagi printer ini langsung dari dealer resminya. Mudah kok untuk mencarinya, tinggal search saja di internet. Memang membeli perangkat di dealer resmi identik dengan harganya yang lebih mahal. Namun setidaknya, keasliannya terjamin.
2. Teliti Terhadap Kemasan
Lakukan sedikit pengecekan terhadap kemasan kartrid yang ingin dibeli. Produk palsu biasanya akan berusaha untuk mengkopi penampilan si produk asli semirip mungkin. Namun tetap saja, jika diteliti lebih jauh pasti ada elemen yang tidak bisa ditiru hingga sempurna. Carilah kesalahan ini, dan biasanya hal itu bisa ditemukan pada kemasan/atau boks produk tersebut.
3. Harga
Jangan mudah tergiur dengan iming-iming harga murah atau gelontoran diskon. Sejatinya, Anda patut curiga jika kartrid yang dikatakan asli itu dibanderol sangat murah. Namun bukan berarti kartrid asli selalu berharga mahal atau tak bisa didiskon. Cermati toko penjualnya, apakah meyakinkan?
4. Seberapa boros?
Jika Anda sudah dalam posisi kadung membeli, amati penggunaan tinta tersebut. Daya tahan kartrid palsu hampir bisa dipastikan tak sekuat produk original.
5. Kualitas Cetakan
Output atau cetakan hasil kartrid palsu juga bisa menjadi bahan penilaian. Warna dari tinta cenderung menghasilkan kualitas cetakan yang rendah. Coba bandingkan dengan hasil cetakan terdahulu kala menggunakan kartrid resmi.
6. Kinerja
Sebuah kartrid tinta palsu biasanya menyebabkan kekacauan di atas kertas selama pencetakan. Kartrid bisa bocor, kotor, hingga menyebabkan bercak yang memerlukan waktu ketika dibersihkan. Jika menemukan kartrid printer Anda beroperasi seperti ini, bisa jadi itu adalah tiruan.
Semoga informasi ini dapat berguna bagi Anda. Sebab kartrid palsu yang beredar di pasaran berbentuk sangat mirip dengan produk asli. Jika tidak hati-hati dan tergiur harga yang sangat murah, pengguna bisa terbuai dibuatnya.
Namun keberadaan produk tersebut sejatinya merugikan pengguna. Kartrid palsu mengakibatkan kinerja printer menjadi buruk, kapasitas toner lebih sedikit, kualitas cetak rendah dan kebocoran toner. Sehingga berpotensi merusak printer serta dapat membatalkan garansi printer.
Siapkan Broadband EVDO, Flexi Ganti Logo
Setelah sepuluh tahun menggunakan logo lama yang bernuansa warna pelangi merah, kuning hijau, kini Telkom Flexi hadir dengan logo baru warna biru cerah berlatar belakang universal. Pergantian logo ini juga menandai era baru Flexi dalam menghadirkan layanan komunikasi data.
"Logo baru ini melambangkan air yang bening sebagai sumber kehidupan manusia serta merepresentasikan karakter Flexi yang fleksibel, ramah, jujur, dan transparan," kata Executive General Manager Telkom Flexi, Mas'ud Khamid, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/6/2011).
Walau memiliki logo baru, Mas'ud menegaskan, positioning Flexi di pasar tidak akan berubah dalam menyediakan solusi komunikasi terjangkau dengan tagline "Lebih irit, kan!" yang telah berhasil menjaring lebih dari 18,5 juta pelanggan.
Diungkapkannya, sejalan dengan diluncurkannya logo baru, Flexi juga mengembangkan layanan mobile broadband dengan kecepatan 5 Mbps. Layanan ini akan digelar di 10 daerah potensial di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Jogjakarta, Banjarmasin, Pekanbaru, Makassar, Denpasar, dan Medan.
Adapun teknologi yang diusung adalah Evolution Data Only (EVDO) Rev A dan B yang akan selesai digelar bersamaan pada hari raya kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2011.
"Ini membuktikan bahwa kehandalan mobile broadband Flexi benar-benar sesuai dengan keinginan masyarakat yang membutuhkan akses internet cepat dan tanpa batas," katanya.
Tingginya penetrasi internet di Indonesia yang tumbuh sekitar 60% belakangan ini serta pertumbuhan pengakses internet yang meningkat drastis, mendorong Flexi masuk dalam bisnis yang berbasiskan broadband ini.
Sampai dengan akhir 2011 pelanggan broadband Flexi ditargetkan sebanyak 100.000 pelanggan. "Sejalan dengan pengembangan yang kami lakukan tersebut, kami menargetkan pelanggan broadband Flexi akan mencapai sebanyak 500.000 pada tahun 2012 mendatang," papar Mas'ud.
Sementara pelanggan internet biasa FlexiNet saat ini tercatat sebanyak 1 juta, dan ditargetkan mencapai dua juta pelanggan pada 2012.
"Untuk mendukung layanan ini, Flexi membangun sebanyak 1.300 BTS hingga akhir tahun, selain BTS yang sudah dimiliki saat ini sekitar 6.000 BTS yang tersebar di lebih dari 80% wilayah Indonesia," ujarnya.
Pada 2011 ini, Flexi mengalokasikan investasi sekitar Rp 300 miliar untuk mengembangkan jasa data. Diharapkan Mas'ud, pelanggan Flexi pada 2011 bisa tumbuh 10%-11% setelah pada 2010 berhasil melayani 18 juta pelanggan dengan Average Revenue Per User (ARPU) sekitar Rp 30 ribu per bulan.
"Kami lebih optimistis menatap tahun ini karena jaringan semakin modern sehingga bisa menggarap mobile broadband lebih serius selain suara dan SMS," tandas Mas'ud di akhir penjelasannya.
"Logo baru ini melambangkan air yang bening sebagai sumber kehidupan manusia serta merepresentasikan karakter Flexi yang fleksibel, ramah, jujur, dan transparan," kata Executive General Manager Telkom Flexi, Mas'ud Khamid, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/6/2011).
Walau memiliki logo baru, Mas'ud menegaskan, positioning Flexi di pasar tidak akan berubah dalam menyediakan solusi komunikasi terjangkau dengan tagline "Lebih irit, kan!" yang telah berhasil menjaring lebih dari 18,5 juta pelanggan.
Diungkapkannya, sejalan dengan diluncurkannya logo baru, Flexi juga mengembangkan layanan mobile broadband dengan kecepatan 5 Mbps. Layanan ini akan digelar di 10 daerah potensial di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Jogjakarta, Banjarmasin, Pekanbaru, Makassar, Denpasar, dan Medan.
Adapun teknologi yang diusung adalah Evolution Data Only (EVDO) Rev A dan B yang akan selesai digelar bersamaan pada hari raya kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2011.
"Ini membuktikan bahwa kehandalan mobile broadband Flexi benar-benar sesuai dengan keinginan masyarakat yang membutuhkan akses internet cepat dan tanpa batas," katanya.
Tingginya penetrasi internet di Indonesia yang tumbuh sekitar 60% belakangan ini serta pertumbuhan pengakses internet yang meningkat drastis, mendorong Flexi masuk dalam bisnis yang berbasiskan broadband ini.
Sampai dengan akhir 2011 pelanggan broadband Flexi ditargetkan sebanyak 100.000 pelanggan. "Sejalan dengan pengembangan yang kami lakukan tersebut, kami menargetkan pelanggan broadband Flexi akan mencapai sebanyak 500.000 pada tahun 2012 mendatang," papar Mas'ud.
Sementara pelanggan internet biasa FlexiNet saat ini tercatat sebanyak 1 juta, dan ditargetkan mencapai dua juta pelanggan pada 2012.
"Untuk mendukung layanan ini, Flexi membangun sebanyak 1.300 BTS hingga akhir tahun, selain BTS yang sudah dimiliki saat ini sekitar 6.000 BTS yang tersebar di lebih dari 80% wilayah Indonesia," ujarnya.
Pada 2011 ini, Flexi mengalokasikan investasi sekitar Rp 300 miliar untuk mengembangkan jasa data. Diharapkan Mas'ud, pelanggan Flexi pada 2011 bisa tumbuh 10%-11% setelah pada 2010 berhasil melayani 18 juta pelanggan dengan Average Revenue Per User (ARPU) sekitar Rp 30 ribu per bulan.
"Kami lebih optimistis menatap tahun ini karena jaringan semakin modern sehingga bisa menggarap mobile broadband lebih serius selain suara dan SMS," tandas Mas'ud di akhir penjelasannya.
Cara Mengemudi Hemat Bahan Bakar
Jangan salahkan sepenuhnya pada kendaraan bila mobil Anda boros. Sebab, bisa jadi gaya berkendara Anda yang salah.
Berkendara yang baik, sangat mempengaruhi tingkat efisiensi kendaraan. Mobil yang sama, lalu dikendarai dua orang berbeda bisa jadi menghabiskan bahan bakar yang berbeda. Satu boros, satu irit.
Laman Toyota, Kamis 16 Juni 2011, menulis bagaimana mengemudi yang baik agar bisa mengurangi konsumsi bahan bakar. Tak hanya di jalan, irit bahan bakar sudah dimulai sejak sebelum berangkat, yaitu memeriksa ban.
Toyota menyatakan, butuh energi lebih banyak untuk menggelindingkan ban yang kurang angin. Artinya bensin yang dibakar lebih banyak. Pastikan menjaga tekanan angin pada level yang direkomendasikan pembuat mobil. Kebiasaan menambah tekanan angin setiap pekan membantu menjaga kondisi ban.
Sementara itu, di jalan, Anda harus melakukan beberapa hal agar tak perlu sering mampir pompa bensin.
1. Jangan mengebut di jalan, khususnya di jalan tol. Semakin dalam pedal gas dibenamkan, semakin boros bahan bakar. Toyota, mengutip majalah Consumer Reports, menyatakan, efisiensi bahan bakar turun hingga 2,13 kilometer/liter, saat mobil sedang melaju 88 km/jam dan dinaikkan menjadi 104 km/jam.
Demikian juga saat kecepatannya dinaikkan lagi hingga 120 km/jam, efisiensi juga turun 2,13 km/liter. Uji coba ini menggunakan Toyota Camry.
2. Jangan ugal-ugalan. Usahakan mengendarai dengan akselerasi halus. Sebab, kebiasaan mengegas, lalu mengerem tiba-tiba akan membuat bahan bakar terbuang percuma. Gaya mengemudi seperti ini bisa memangkas kemampuan jelajah mobil antara 0,85-1,28 km/liter. Jadi, untuk setiap 10 liter bensin, jarak tempuh yang hilang antara 8,5 km-12,8 km. Lumayan bukan?
3. Jangan merusak aerodinamika. Bagasi yang berlebih, lalu ditempatkan di atap jadi pemandangan rutin setiap mudik Lebaran. Padahal, kebiasan buruk ini sangat merugikan efisiensi bahan bakar. Hasil pengujian menemukan, barang di atap membuat efisiensi turun hingga 2,55 km/jam saat melaju dengan kecepatan 100 km/jam.
4. Abaikan alat-alat yang dipromosikan bisa menghemat bahan bakar secara signifikan. Sebab, hasil pengujian belum menemukan satu alat yang mampu memberi penghematan signifikan, kecuali gaya mengemudi Anda.
Berkendara yang baik, sangat mempengaruhi tingkat efisiensi kendaraan. Mobil yang sama, lalu dikendarai dua orang berbeda bisa jadi menghabiskan bahan bakar yang berbeda. Satu boros, satu irit.
Laman Toyota, Kamis 16 Juni 2011, menulis bagaimana mengemudi yang baik agar bisa mengurangi konsumsi bahan bakar. Tak hanya di jalan, irit bahan bakar sudah dimulai sejak sebelum berangkat, yaitu memeriksa ban.
Toyota menyatakan, butuh energi lebih banyak untuk menggelindingkan ban yang kurang angin. Artinya bensin yang dibakar lebih banyak. Pastikan menjaga tekanan angin pada level yang direkomendasikan pembuat mobil. Kebiasaan menambah tekanan angin setiap pekan membantu menjaga kondisi ban.
Sementara itu, di jalan, Anda harus melakukan beberapa hal agar tak perlu sering mampir pompa bensin.
1. Jangan mengebut di jalan, khususnya di jalan tol. Semakin dalam pedal gas dibenamkan, semakin boros bahan bakar. Toyota, mengutip majalah Consumer Reports, menyatakan, efisiensi bahan bakar turun hingga 2,13 kilometer/liter, saat mobil sedang melaju 88 km/jam dan dinaikkan menjadi 104 km/jam.
Demikian juga saat kecepatannya dinaikkan lagi hingga 120 km/jam, efisiensi juga turun 2,13 km/liter. Uji coba ini menggunakan Toyota Camry.
2. Jangan ugal-ugalan. Usahakan mengendarai dengan akselerasi halus. Sebab, kebiasaan mengegas, lalu mengerem tiba-tiba akan membuat bahan bakar terbuang percuma. Gaya mengemudi seperti ini bisa memangkas kemampuan jelajah mobil antara 0,85-1,28 km/liter. Jadi, untuk setiap 10 liter bensin, jarak tempuh yang hilang antara 8,5 km-12,8 km. Lumayan bukan?
3. Jangan merusak aerodinamika. Bagasi yang berlebih, lalu ditempatkan di atap jadi pemandangan rutin setiap mudik Lebaran. Padahal, kebiasan buruk ini sangat merugikan efisiensi bahan bakar. Hasil pengujian menemukan, barang di atap membuat efisiensi turun hingga 2,55 km/jam saat melaju dengan kecepatan 100 km/jam.
4. Abaikan alat-alat yang dipromosikan bisa menghemat bahan bakar secara signifikan. Sebab, hasil pengujian belum menemukan satu alat yang mampu memberi penghematan signifikan, kecuali gaya mengemudi Anda.
Perempuan Vampire dari Meksiko
Pengalaman kekerasan rumah tangga membuat seorang perempuan asal Meksiko mengubah penampilannya bak vampire. Perempuan bernama Maria Jose Cristerna ini merajah seluruh tubuhnya, memasang sejumlah tindik dan menanamkan gigi palsu yang menyerupai taring vampire. Tak berhenti sampai di situ, seniman tato sekaligus pengacara ini juga memasang 'tanduk' titanium di dahinya dan mengubah warna matanya
Langganan:
Komentar (Atom)
